1 Jan 2015

Serba Nekad #part2

Well, sebelum lanjut ceritanya, saya mau ucapin "Welcome 1 Januari 2015" Tahun 2014 kemarin, yang baru saja dilewati, adalah tahun dimana saya memberanikan diri untuk donor darah. Sewaktu ditanya ini "donor darah yang keberapa?" Saya mencoba mengingatnya.. rasanya dahulu semasa saya kuliah di Universitas Lampung, saya pernah sekali donor darah. Nah kalau benar, permasalahannya saya lupa perihal detailnya kapan. Mungkin untuk lebih jelas saya akan bertanya dengan pihak PMI kampus hahaha.. repot. Ya sudahlah pernah donor atau tidak dahulu semasa diperkuliahan S1, saya memutuskan ini adalah pertama kalinya saya donor darah.

Agustus adalah bulan dimana saya nekad ikutan donor darah disebuah plaza yang ada di Bandung. Sesampai dilobi bersekat, petugas pun tak beri izin. Ujarnya, saya sudah terlambat. Formnya sudah habis. Tekad yang sudah bulat, merasa..kayaknya ini masih bisa deh. Mungkin karena sudah mencapai target kali ya? Tapi kalau kantungnya masih ada, mengapa tidak menerima antrian baru saja?..Tak lama berselang, saya pun memilih untuk menunaikan sholat ashar dilantai atas.

Masih berharap, dan berupaya kesekian kalinya meminta agar petugas beri izin agar saya dapat turut andil donor darah. Oke, keberuntungan pun berpihak pada saya. Dipersilahkan beberapa orang untuk masuk kedalam antrian, termasuk saya diantaranya. Satu kata, "untung". Iya, untung saja tak putus asa alias cepat memutar balik badan untuk kembali kekostan. Untung saya bolak - balik bilang ke petugas memohon izin. Untung saya bertemu dengan rekan sesama yang ingin ikut donor darah, dan kekeh menunggu sampai hati petugas terenyuh, lalu menganggukkan keinginan kita hehe..


berlanjut gan..

Cerita donor darah juga:
Timbangan darah cukup 5 menit, sayangnya kondisi badan mungkin kurang fit. So, 80'menit saya terkulai lemas. Petugas pun bertanya, "Mual?" saya jawab enggak. "Pusing?" saya jawab juga enggak. Raut wajah saya tampak pucat ujar petugas PMI seketika itu. Donor kali ini cukup berbeda rupanya. Setelah mengurangi begadang selama dua hari berturut - turut. HB yang semula hanya 12.4 berhasil berubah menjadi 12.6 selang sehari. Pagi itu saya mencoba beraktivitas dengan status label 'main basket' ya sekedar mengeluarkan keringat.. walau aslinya tidak jago dengan olahraga yang satu ini.. judulnya ada di lapangan basket. Bersama teman - teman komunitas @bdgberkebun, saya ada di lapangan tersebut. Thanks for all tim, menerima saya sebagai wajah baru yang perlu banyak berlatih lagi, lagi, dan lagi.

Mencoba mengevaluasi diri, alhasil menemukan,
Hikmahnya:
1. Banyak begadang tetap donor darah adalah pilihan
2. Rentang waktu antara masa haid cewe ke donor darah, baiknya setelah 2 minggu kurang  lebihnya
3. Salah satu trik menaikkan HB, adalah dengan olahraga.            

Salam olahraga ;)
Donor darah yuk